Pengertian dan 3 Tips untuk Mengatasi Spam Masuk ke Email

Spam telah menjadi masalah di berbagai media yang berbeda. Bahkan setiap kali media memungkinkan orang mengirim banyak pesan tanpa biaya. Layanan telegraf flat rate berumur pendek pada tahun 1800 an, ditutup karena spam dalam kode Morse.

Masa kini dengan adanya internet, sistem telah mempengaruhi usenet (sistem papan buletin bersama), email , pesan instan, komentar blog dan blog, hingga media sosial seperti Facebook. Spam juga muncul dalam faks sampah, telepon VoIP, pesan instan dan sms.

Baca Juga: Kenapa Bahasa Jerman Penting Dipelajari? Simak 5 Alasannya

Teknik spam telah berevolusi menyesuaikan dengan perubahan kondisi. Misalnya spam faks pada awalnya adalah masalah lokal karena pengiklan dengan mesin faks murah baru menggunakannya untuk membuat panggilan lokal gratis.

Tetapi tarif tol yang tinggi membuat mereka tidak melakukan panggilan jarak jauh.

Sekarang dengan adanya tarif tol di sebagian besar dunia mendekati nol, dan internet membuat banyak orang mengirim pesan gratis, spam bisa datang dari mana saja.

Apa Efek yang Ditimbulkan Spam?

Munculnya spam pertama kali adalah untuk beriklan, spam pertama yang terkenal adalah untuk mengiklankan layanan imigrasi. Sedangkan smap email yang pertama kali muncul adalah mengiklankan peralatan komputer, blue print, dll. Samp sangatlah murah dan ini yang menjadi alasan banyak penipu menggunakannya.

Beberapa spam juga melakukan iklan non komersial. Misalnya saja spam politik, spam berbau agama hingga pornografi. Spam jenis ini memiliki status hukum yang berbeda dari spam komersial karena masalah yang ditimbulkan berbeda. Namun biasanya penyedia layanan umum akan memperlakukan kedua jenis spam ini sama.

Motivasi yang meningkat untuk menggunakan spam adalah mendistribusikan malware. Baik itu memasukkan program yang terinfeksi dengan virus atau dokumen langsung dalam spam. Bisa juga berisi tautan untuk masuk ke situs web yang terinfeksi. Isi dari spam tentu saja berita yang menyesatkan sehingga mendorong korban untuk membukanya.

Pengguna utama dari spam adalah phising, mereka menyamar sebagai pihak terpercaya untuk mencuri kredensial korban. Spam phish seringkali berpura-pura berasal dari bank, ISP atau penyedia surat.

Mereka akan memberitahu korban untuk memperbaharui akun mereka. Korban biasanya akan langsung diarahkan ke situs web buatan yang mirip dengan halaman login. Sehingga korban memasukan kredensial mereka yang kemudian dikirim ke phisher.

3 Tips untuk Mengatasi Spam Masuk ke Email

Apa itu spam sangatlah berbahaya untuk membuka tautan yang dikirimkan. Siapa saja bahkan Anda bisa menjadi salah satu korban spam.

Jadi akan lebih baik untuk melakukan pencegahan dari spam agar tidak terjebak dari para phising. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi spam masuk ke dalam email.

  1. Mencegah Spam

Cara mencegahnya adalah gunakan lebih dari satu alamat email yaitu untuk teman, kolega dan juga keluarga.

Apabila Anda mendapatkan alamat email yang menerima banyak spam maka sebaiknya ganti dengan alamat yang baru. Ketika alamat email sudah masuk ke dalam daftar milis spammer maka akan semakin banyak spam yang dikirim.

  1. Menggunakan Filter

Cara kedua adalah dengan memanfaatkan fitur penyaringan aplikasi email. Sebagian besar aplikasi email memungkinkan Anda untuk memblokir pesan tertentu.

Misalnya ketika email berisi informasi yang menyinggung maka atur agar email diblokir dari pengirim yang sama. Cara ini tergantung dengan server email, apakah memiliki penerapan penyaringan spam sehingga dapat menolak spam sebelum SMTP berakhir.

  1. Laporkan Spam

Cara mencegah yang lebih agresif adalah melaporkan email ke ISP spammer. Cara ini adalah langkah yang mudah karena banyak ISP yang lebih besar dan komersial melarang spammer menggunakan layanan mereka.

Begitu ditemukan akan secara aktif melarang pihak-pihak yang menggunakan layanan mereka. Untuk menemukan asal spam, instruksikan program email untuk menampilkan semua informasi header email.

This entry was posted in Teknologi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *